QS. Al 'Aadiyaat


ÏM»tƒÏ»yèø9$#ur $\Û÷6|Ê ÇÊÈ   ÏM»tƒÍqßJø9$$sù %Znôs% ÇËÈ   ÏNºuŽÉóèRùQ$$sù $\Û÷6ß¹ ÇÌÈ   tbörOr'sù ¾ÏmÎ/ $\èø)tR ÇÍÈ   z`ôÜyuqsù ¾ÏmÎ/ $ºèøHsd ÇÎÈ   ¨bÎ) z`»|¡SM}$# ¾ÏmÎn/tÏ9 ׊qãZs3s9 ÇÏÈ   ¼çm¯RÎ)ur 4n?tã y7Ï9ºsŒ ÓÍkys9 ÇÐÈ   ¼çm¯RÎ)ur Éb=ßsÏ9 ÎŽösƒø:$# îƒÏt±s9 ÇÑÈ   * Ÿxsùr& ãNn=÷ètƒ #sŒÎ) uŽÏY÷èç/ $tB Îû Íqç7à)ø9$# ÇÒÈ   Ÿ@Å_Áãmur $tB Îû ÍrߐÁ9$# ÇÊÉÈ   ¨bÎ) Nåk®5u öNÍkÍ5 7Í´tBöqtƒ 7ŽÎ6y©9 ÇÊÊÈ  


1. demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,
2. dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),
3. dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
4. Maka ia menerbangkan debu,
5. dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
6. Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
7. dan Sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,
8. dan Sesungguhnya Dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta[1597].
9. Maka Apakah Dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,
10. dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,
11. Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha mengetahui Keadaan mereka.

[1597] Sebagian ahli tafsir menerangkan bahwa maksud ayat ini Ialah: manusia itu sangat kuat cintanya kepada harta sehingga ia menjadi bakhil.

0 komentar: