ÈûüÏnG9$#ur ÈbqçG÷¨9$#ur ÇÊÈ ÍqèÛur tûüÏZÅ ÇËÈ #x»ydur Ï$s#t7ø9$# ÂúüÏBF{$# ÇÌÈ ôs)s9 $uZø)n=y{ z`»|¡SM}$# þÎû Ç`|¡ômr& 5OÈqø)s? ÇÍÈ ¢OèO çm»tR÷yu @xÿór& tû,Î#Ïÿ»y ÇÎÈ wÎ) tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=ÏHxåur ÏM»ysÎ=»¢Á9$# óOßgn=sù íô_r& çöxî 5bqãYøÿxE ÇÏÈ $yJsù y7ç/Éjs3ã ß÷èt/ ÈûïÏe$!$$Î/ ÇÐÈ }§øs9r& ª!$# È/s3ômr'Î/ tûüÉKÅ3»ptø:$# ÇÑÈ
1. demi (buah) Tin dan (buah)
Zaitun[1587],
2.
dan demi bukit Sinai[1588],
3.
dan demi kota (Mekah) ini yang aman,
4.
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya .
5.
kemudian Kami kembalikan Dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),
6.
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka bagi mereka
pahala yang tiada putus-putusnya.
7.
Maka Apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya
keterangan-keterangan) itu?
8.
Bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya?
[1587]
Yang dimaksud dengan Tin oleh sebagian ahli tafsir ialah tempat tinggal Nabi
Nuh, Yaitu Damaskus yang banyak pohon Tin; dan zaitun ialah Baitul Maqdis yang
banyak tumbuh Zaitun.
[1588]
Bukit Sinai Yaitu tempat Nabi Musa a.s. menerima wahyu dari Tuhannya.
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar